Selasa, 24 Juni 2014

Cerita Anak



Gubuk Nenek
 
        Tok, tok, tok, bunyi seorang sedang mengetuk pintu gubuk tua di tepi sungai. Namun tak ada yang keluar. Dan tak ada yang tahu siapa pemilik gubuk itu. Gubuk reot yang tak layak huni.
        Meski pun tak kunjung ada yang membuka pintu, wanita berbaju hitam itu masih tetap mengetuk pintu. Ia berharap orang yang ia tunggu akan membuka pintu itu.
        “permisi, ada orang di dalam?”
“saya ingin berbica sebentar saja” 
“tolong bukakan pintunya.” kata wanita itu sambil tetap mengetuk pintu.
        Bahkan ucapan itu terus diulang-ulang namun tetap tak kunjung ada jawaban.          
        Sampai akhirnya tetua desa datang. Dan mengatakan bahwa nenek yang tinggal di gubuk itu sudah meninggal akibat gempa yang menggunjang desa tiga tahun silam.
        Sontak saja wanita itu terkejut dan menangis. Tak percaya bahwa orang yang akan dia jemput sudah dijemput terlebih dahulu oleh tuhan.